Pelaksanaan

Kontraktor & Produksi Interior Pekanbaru

Desain yang bagus masih bisa gagal di tahap pengerjaan. Sambungan yang meleset satu milimeter, material yang diganti diam-diam, jadwal yang mundur tanpa kabar — di situlah sebagian besar kekecewaan proyek interior lahir.

Sebagai kontraktor interior di Pekanbaru, KREIN memegang bagian itu: pengadaan, produksi di workshop, pemasangan, dan pengawasan di lokasi sampai ruang diserahkan.

Tahapan produksi

Berbeda dari tahapan desain, urutan ini dimulai ketika gambar sudah ada — buatan KREIN maupun buatan pihak lain.

  1. Design Ready

    Titik mulai: gambar kerja sudah lengkap. Kalau desainnya dari pihak lain, di sinilah berkasnya masuk.

  2. Konsultasi

    Peninjauan gambar dari sisi produksi — apa yang bisa dibuat apa adanya, apa yang perlu disesuaikan, dan di mana risikonya.

  3. Survey Lokasi

    Ukur ulang di lapangan setelah pekerjaan dinding selesai. Dinding yang sudah difinishing hampir tidak pernah persis sama dengan rencananya.

  4. RAB & Penawaran

    Rincian material, daftar item produksi, dan jadwal bertahap — tertulis sebelum satu papan dipotong.

  5. In-Workshop Production

    Furniture dibuat di workshop, bukan di lokasi. Pemotongan, edging, dan finishing dikerjakan di tempat yang terkendali.

  6. Fit-Out Lokasi

    Pemasangan di tempat, penyetelan, finishing akhir, lalu pemeriksaan bersama sebelum serah terima.

Lingkup pekerjaan

Produksi custom, bukan katalog

Bagian terbesar dari sebuah pekerjaan interior adalah benda yang tidak bisa dibeli: wardrobe yang mengikuti kemiringan dinding, bar counter yang menyesuaikan alur kerja barista, meja rapat yang panjangnya ditentukan oleh ruangnya, bukan oleh ukuran standar pabrik.

Semua itu diproduksi menyesuaikan hasil ukur di lapangan. Karena itu pula ukuran diambil ulang setelah pekerjaan dinding selesai, bukan dari gambar — dinding yang sudah difinishing hampir tidak pernah persis sama dengan rencananya.

Bagaimana proyek dikendalikan

Sebagian besar masalah di lapangan bukan masalah teknis, melainkan masalah kabar. Karena itu pengendalian proyek kami sederhana dan diulang di setiap pekerjaan.

Material dan standar pengerjaan

Kualitas sebuah pekerjaan interior paling mudah dinilai dari tempat yang jarang dilihat: sisi dalam laci, tepi panel, pertemuan dua material yang berbeda. Bagian itu yang kami jaga.

Spesifikasi material ditulis di penawaran dan tidak diganti tanpa persetujuan. Kalau sebuah bahan tidak tersedia, kami ajukan penggantinya beserta alasannya — bukan menukarnya diam-diam dan berharap tidak ketahuan.

Pekerjaan yang sudah berdiri dan bisa dilihat hasilnya termasuk RSUD Arifin Achmad, Masjid Al Husna, kantor Mutu International Pekanbaru, dan Tigga Sport Centre.

Design & build, atau kontraktor terpisah

Memakai desainer dan kontraktor yang berbeda bukan hal keliru, dan kami rutin melanjutkan gambar dari pihak lain. Yang perlu disadari adalah siapa yang menanggung selisih ketika gambar dan kenyataan tidak bertemu.

Pada pola design & build, selisih itu menjadi tanggungan kami, karena kami yang menggambar sekaligus mengerjakan. Itu perbedaan yang paling terasa ketika proyek mulai rumit.

Proyek terkait

Lihat seluruh proyek KREIN →

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah bisa mengerjakan desain dari arsitek atau desainer lain?

Bisa. Kami menerima gambar dari pihak lain, meninjau kelayakan produksinya, lalu memberi penawaran berdasarkan gambar tersebut. Kalau ada bagian yang sulit diwujudkan, kami sampaikan di awal, bukan di tengah pengerjaan.

Bagaimana sistem pembayarannya?

Bertahap, mengikuti progres yang disepakati sejak awal dan tertulis di kontrak.

Apakah ada garansi pengerjaan?

Ada, untuk pekerjaan furniture dan finishing. Cakupan dan jangka waktunya tertulis, sehingga tidak menjadi perdebatan di kemudian hari.

Apakah pekerjaannya disubkontrakkan?

Bagian utama — produksi furniture dan pemasangan — dikerjakan tim kami sendiri. Pekerjaan khusus tertentu bisa melibatkan mitra, tetap di bawah pengawasan dan tanggung jawab kami.

Punya ruang yang ingin dikerjakan?

Chat now